GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Cek Fakta! Teguh Ungkap Angka Kemiskinan Ekstrem di Tanjung Pinang

×

Cek Fakta! Teguh Ungkap Angka Kemiskinan Ekstrem di Tanjung Pinang

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kominfo Kota Tanjung Pinang, Teguh Susanto. (Foto : Ist)

TANJUNG PINANG – Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi faktual, serta hasil musyawarah di 4 (empat) kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Tanjung Pinang, diketahui bahwa jumlah angka kemiskinan ekstrem di Kota Tanjung Pinang menurun secara siginifikan.

Hasil verifikasi dan validasi jumlah angka kemiskinan ekstrem ini dilakukan terhadap kepala keluarga (KK) dari data desil 1 (satu) dan desil 2 (dua), dan hasilnya mengejutkan. Dimana data kemiskinan ekstrem di Kota Tanjung Pinang turun dari 6.290 KK menjadi hanya 546 KK.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjung Pinang, Teguh Susanto, mengatakan, perubahan data kemiskinan ekstrem di Kota Tanjung Pinang tersebut disebabkan oleh beberapa factor, diantarnya adalah adanya data anomali yang berasal dari unsur ASN, TNI/Polri, guru bersertifikasi, meninggal dunia, pindah keluar daerah, NIK ganda, NIK nama padan ganda, dan tidak padan non pababar.

“Proses verifikasi dan validasi faktual dilaksanakan mulai tanggal 5 sampai dengan 20 Juni lalu. Hasil verifikasi dan validasi ini, kemudian dimusyawarahkan kembali di tingkat kecamatan. Dan hasilnya, data kemiskinan ekstrem di Kota Tanjung Pinang turun menjadi hanya sebanyak 546 kepala keluarga,” ungkap Teguh, Senin, 10 Juli 2023.

Data keluarga miskin ekstrem dalam kelompok desil 1 dan desil 2 yang sebelumnya diterima Dinas Sosial dari Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) berjumlah sebanyak 8.260 KK.

Terhadap data tersebut, lanjut Teguh, Dinas Sosial lantas melakukan verifikasi awal. Dan berdasarkan verifikasi awal, melalui pemeriksaan administrasi nomor induk kependudukan, ditemukan sebanyak 1.970 KK anomali hingga data keluarga miskin ekstrem berubah dari 8.260 KK menjadi 6.290 KK.

Verifikasi dan validasi faktual kembali dilakukan terhadap 6.290 KK. Hasilnya diketahui bahwa dari 6.290 KK tersebut sebanyak 4.383 KK dinilai tidak layak masuk dalam kategori miskin ekstrem, 398 KK telah pindah keluar daerah, 88 KK meninggal dunia, 16 KK ganda, dan 859 KK tidak ditemukan.

“Sebanyak 859 KK tidak ditemukan, dikarenakan nama dan alamat dalam data yang disampaikan sebelumnya tersebut ternyata tidak ada, atau tidak pernah ada,” beber Teguh.

Disampaikan Teguh lagi, bahwa pengurangan angka kemiskinan ekstrem di Tanjung Pinang juga disebabkan adanya peningkatan kesejahteraan keluarga atas masifnya program dan kegiatan peningkatan ekonomi kerakyatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Tanjung Pinang.

Selain itu, berbagai program ekonomi kerakyatan yang terus digesa oleh Wali Kota Tanjung Pinang, Hj Rahma S.IP MM dalam bentuk bantuan peralatan pendukung usaha, peralatan pertanian dan perikanan, serta bantuan sosial lainnya.

Menurut Teguh berbagai program ekonomi kerakyatan juga merupakan faktor yang ikut menentukan meningkatnya kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Selanjutnya kita akan melaksanakan musyawarah tingkat kota, yang dijadwalkan pada hari Rabu, 12 Juli 2023. Setelah musyawarah kota, data hasil verifikasi dan validasi faktual ini akan kita sampaikan ke pusat untuk dijadikan dasar penetapan,” pungkas Teguh. ***

(Red)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100