SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan, kemerdekaan adalah sesuatu yang tidak dapat di ukur dengan nilai, karena kemerdekan itu ialah sebuah pengorbanan, perjuangan yang menghasilkan sesuatu dan mencapai suatu tujuan yang diharapkan.
“Kemerdekaan itu telah berbeda dengan dulunya, jika dulu berjuang berkorban dengan darah, sekarang ini perjuangan dan pengorbanan kita lakukan dengan pemikiran dalam berpartisipasi aktif maupun pasif untuk membangun negara ini kedepanya,” katanya, di Halaman Kantor Walikota Tanjungpinang, saat bertindak sebagai Inspektur Upacara HUT kemerdekaan RI Ke-72, Kamis, (17/8/2017).
Lanjutnya, jika kita melihat sekarang ini nilai-nilai perjuagan itu hanya dianggap bersifat serimonial, karena mereka hanya mengerti tetapi tidak memahami makna dari sebuah perjuangan itu.
“Nilai nilai perjuangan itu adalah sesuatu yang memang butuh kesabaran dan pengorbanan. Tidak ada kemerdekaan yang di raih tanpa pengorbanan dan perjuangan. Inilah yang perlu kita tanamkan kepada generasi muda,” ungkap Lis.
Lis berharap juga untuk dunia pendidikan harus ada rangkaian-rangkain yang dapat menanamkan makna dari nilai-nilai perjuangan, karena itu berkaitan terhadap wawasan kebangsaan.
“Ini agar semangat perjuangan generasi muda tidak hilang, dan luntur. Karena
Nilai kebangsaan yang paling realita dan yang sering kita rasakan itu adalah cinta terhadap bangsa ini,” ucap Lis.
Upacara Peringatan HUT RI ke- 72 ini di ikuti jajaran FKPD dan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, serta tokoh-tokoh masyarakat Kota Tanjungpinag ini berjalan dengan hikmat dan tanpa hambatan apapun. (SK-MU)
















