GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Disperdagin Promosikan Makanan Khas Melayu

×

Disperdagin Promosikan Makanan Khas Melayu

Sebarkan artikel ini
Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma, meninjau stand peserta Festival Kampong Kite, Disperdagin Kota Tanjungpinang. (Foto : Humpro TPI)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

Disperdagin Promosikan Makanan Khas Melayu
– Dimeriahkan Dengan Penampilan 9 Grup Band.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG β€” Untuk mempromosikan makanan khas melayu, serta menggerakkan kembali Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Kota Tanjungpinang, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, menyelenggarakan kegiatan Festival Kampong Kite. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma S.IP, di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Tanjungpinang, Kamis, (21/11/2019).

Dalam sambutannya, Rahma menyampaikan, bahwa ia sangat mengapresiasi kegiatan Festival Kampong Kite. Kegiatan ini, lanjut Rahma, akan mendorong geliat usaha IKM, khususnya yang bergerak di dalam Kuliner khas Melayu.

“Pemberdayaan ekonomi seperti dalam kegiatan ini memang sudah seharusnya disepadankan dengan corak budaya melayu. Agar ada ciri khas dari produk IKM yang ada di Tanjungpinang,” kata Rahma.

Rahma juga meminta kepada Disperadagin Kota Tanjungpinang agar dapat menginvetarisir IKM-IKM yang ada di Kota Tanjungpinang, agar dapat membantu dalam hal pengurusan label halal, PIRT, hingga promosi hasil produksinya.

Rahma juga berharap agar produk IKM Kota Tanjungpinang dapat memasuki pasar dan swalayan yang ada di Kota Tanjungpinang.

Kepala Disperdagin Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, menjelaskan, bahwa kegiatan Festival Kampong Kite in melibatkan 25 Peserta Lomba Bazar kuliner yang berasal dari IKM, Ikatan Kekerabatan Daerah dan Kampus yang ada di Kota Tanjungpinang.

β€œSelain itu, kegiatan ini turut dimeriahkan oleh 9 (sembilan) Band yang berasal dari Kampus dan komunitas musik melayu yang ada di Kota Tanjungpinang,” kata Ahmad Yani, yang juga menjelaskan bahwa kegiatan ini akan diselenggarakan selama 3 hari mulai tanggal 21 hingga 23 November 2019. (FD/R)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100