Sijori Kepri, Batam β Gugus Tugas Penanganan Virus Corona (COVID-19) Kota Batam, menemukan seorang Bayi Dibawah Dua Tahun (Baduda), perempuan, berinisial KDS (1,3), beralamat di kawasan perumahan Kampung Seraya, Kelurahan Seraya, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, terinfeksi positif COVID-19.
Namun sayang, sebelum upayakan penanganan medis berakhir, nyawanya tidak tertolong. Bayi ini dinyatakan meninggal dunia, Sabtu, (23/5/2020).
Ketua Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam, yang juga Walikota Batam, HM Rudi, mengatakan, Bayi ini pada tanggal 22 Mei 2020 oleh ibu kandungnya dibawa berobat kesalah satu rumah sakit swasta di dekat tempat tinggalnya dengan gejala demam yang disertai kejang dan mencret sejak satu hari sebelumnya.
Berdasarkan kondisinya tersebut, kemudian dilakukan perawatan di ruang isolasi rumah sakit dan pada pagi harinya tanggal 23 Mei 2020 terlihat kondisi yang bersangkutan semakin memburuk dengan timbulnya kejang, dan kesadarannya menurun.
βOleh dokter dilakukan upaya penanganan secara optimal dengan melakukan tindakan RJP, namun yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dilakukan pengambilan Swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan kesimpulan terkonfirmasi Positif,β terang Rudi, Rabu, (27/5/2020).
Rudi, kembali mengingatkan, kepada seluruh masyarakat Kota Batam guna kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah untuk menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
βTetap di rumah saja, mengenakan masker jika terpaksa harus keluar rumah, serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur, serta istirahat yang cukup,β tutupnya. (Wak Dar)
















