Gubernur Ansar juga terus menyemangati para guru agar terus berdedikasi melakukan tugas mulia untuk mendidik generasi muda Kepri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung, menyebutkan, jumlah PTK non ASN di Kabupaten Karimun berjumlah 549 orang, dengan rincian yang ada di Tanjung Balai berjumlah 345 orang dan di Kundur 204 orang.
Tahun ini sebanyak 2.953 orang PTK non ASN diperpanjang kontraknya melalui APBD Provinsi Kepri tahun 2022.
Andi Agung menjelaskan, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan guru Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah mengajukan usulan perekrutan guru P3K sebanyak 1.797 orang. Namun yang disetujui oleh pemerintah pusat hanya 867 orang.
“Karena itu kita memandang masih perlu dilakukan perpanjangan kontrak untuk guru-guru pendidik non ASN untuk menutupi kekurangan terutama di pulau-pulau,” kata Andi Agung.
Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, Kepala Badan Kesbangpol Kepri, Lamidi, Kepala Barenlitbang Kepri, Andri Rizal, Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, Kepala Biro Kesra Kepri, Aiyub, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Kepri, Dody Sepka, dan Staf Khusus Gubernur Kepri, Suyono Saeran dan Nazaruddin. (jlu)
















