BATAM (SK) — Walikota Batam HM Rudi optimis angka pengangguran di Kota Batam akan berkurang, seiring dengan pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemko Batam.
“Makanya saya bikin infrastruktur banyak-banyak,” kata Rudi, di Gedung DPRD Kota Batam, kemarin.
Rudi juga mengatakan, untuk pencari kerja yang laki-laki dapat diserap sebangai pekerja jalan dalam peoyek-proyek infrastruktur. Hal ini merupakan salah satu penyelesaian untuk pencari kerja, yang tidak mendapatkan pekerjaan di pusat industri seperti di kawasan muka kuning.
“Kalau boleh laki-laki dijalan, perempuan yang di perusahaan,” kata Rudi.
Menurutnya, dampak dari banyaknya pembangunan-pembangunan Infrastuktur tersebut, nantinya kedepan dihadapkan dapat lebih banyak lagi menyerap tenaga kerja atau padat kerja.
“Artinya kita memperbanyak, itulah gunanya padat karya,” terangnya.
Selain pembangunan Infrastruktur, Rudi berharap para investor untuk pembangunan di Kota Batam. BP Batam juga diharapkan dapat memberikan bagi para Investor yang ingin menambahkan modal di Kota Batam.
“Maka tadi ada pak Hatanto, dari dulu sudah saya bilang permudah orang untuk berinvestasi di Kota Batam,” tegasnya.
Kata Rudi, kemarin sudah ada MOU antara Kapolda, Kejati dan Gubernur Kepri terkait Perizinan, dan mudah-mudahan kendala tersebut cepat selesai.
“Kenapa saya bilang perizinan, karena semua kegiatan AD (Anggaran Dasar) pasti perizinan yang menjadi masalah,” katanya.
Rudi mencontohkan, bagi Investor yang mau serius membangun Hotel atau mau membangun Apartemen di Kota Batam, Pemko Batam langsung mendatangi dan izin diselesaikan.
“Satu itu kalau di bangun, kita bisa bayangin pekerja bisa sampai 3 sampai 400 perempuan bisa masuk,” katanya.
Ditambahkan, kalau sudah ada lokasi untuk tempat kerja tahun 2017 ini, akan diadakan pelatihan kerja untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Batam.
“Dengan sumber dana dari retribusi (IMTA),” pungkasnya. (SK-Yul)
















