LINGGA (SK) — Belasan masyarakat Kecamatan Selayar mendatangi Kantor PLN Rayon Dabo Sinkep, guna menjumpai Kepala PLN, untuk meminta agar Kepala PLN Sub Penuba di ganti. Hal ini dikarenakan hingga saat ini Listrik di Kecamatan Selayar belum lah menyala secara normal. Pemadaman bergilir masih dilakukan, meski tidak lah separah sebelumnya. Pemadaman bergilir dilakukan 4 malam sekali padam, hingga jam 21.00 WIB baru menyala.
H. Abdul Kamar, Kasi Kesos Kecamatan Selayar, mewakili masyarakat Penuba, menyampaikan, datangnya kami ke Kantor PLN Rayon Dabo Singkep ini, untuk menyampaikan keinginan masyarakat yang meminta agar listrik di Kecamatan Selayar agar menyala secara normal. Pemadaman bergilir ini telah berjalan empat bulan, sehingga masyarakat mempertanyakan masalah ini.
“Pada awalnya memang mesin PLN Sub Penuba rusak parah. Namun, setelah sekian lama kenapa masih belum menyala secara normal. PLN Sub Penuba memang belum menyala 24 jam, hanya 14 jam setiap harinya,” ujarnya, Kepada awak media Selasa, (10/05/2016), usai menemui Kepala PLN Sub Rayon Dabo Singkep.
Selain itu, kata Abdul Kamar, masyarakat Selayar juga meminta kepada Kepala PLN Rayon Dabo Singkep, agar Kepala PLN Sub Penuba di ganti. Seperti apa tekniknya itu kami serahkan kepada beliau. Tapi beliau telah berjanji, dalam satu minggu kedepan beliau akan menarik petugas di PLN Penuba untuk digantikan dengan yang baru. Kita juga minta komitmen dari PLN Sub Penuba dalam menyalakan aurs listrik tepat waktu. Kalau memang mau dinyalakan jam 21.00 WIB, tetap di jam tersebut. Karena, terkadang jam 20.00 WIB sudah menyala. Masyarakat takut kejadian warga yang meninggal karena tersengat arus listrik terulang lagi.
“Kita minta ganti saja dengan kepala yang baru. Selain itu, PLN Penuba komitmen dengan dalam manyalakan urus listrik,” terangnya.
Masyarakat Selayar meminta PLN melakukan perbaikan secara total, lanjut Abdul Kamar, mengingat tidak lama lagi kita telah memasuki bulan suci Ramadhan. Saat ini, pelanggan PLN Sub Penuba sekitar 700 KK lebih. Untuk itu, kita meminta kepada PLN agar menyala siang dan malam, 24 jam, sesuai dengan yang telah disampaikan oleh Bupati Lingga, H. Alias Wello, yang akan mengusahakan listrik PLN Penuba menyala 24 jam.
“Dan masyarakat juga berharap, Pulau Lipan yang selama ini belum tersentuh jaringan PLN, agar dapat juga dipasang. Karena, jarak antara Desa Penuba dan Pulau Lipan lebih kurang 200 meter,” paparnya.
Sememtara itu, Ketua BPD Desa Penuba, Abu Bahzar, mengatakan, kita minta agar mesin PLN Penuba agar diganti, karena dua mesin yang ada sekarang ini sudah terlalu lama. PLN pernah mendatangkan mesin Junder, yang kapasitasnya dapat memenuhi kebutuhan listrik di pulau Selayar. Hanya sangat disayangkan, mesin yang didatangkan ini juga rusak. Kepala PLN Rayon Dabo Singkep, mengatakan, dari pada memperbaiki mesin tersebut lebih baik diganti baru, namun, tidak bisa dalam waktu cepat.
“Untuk itu, kita meminta solusi apa yang akan diambil oleh pihak PLN menyikapi hal ini,” imbuhnya. (SK-Pus)








