GESER UNTUK BACA BERITA
LINGGA

Masyarakat Singkep “PERTANYAKAN LAMPU JALAN”

×

Masyarakat Singkep “PERTANYAKAN LAMPU JALAN”

Sebarkan artikel ini
Suasana jalan di depan Pos Lantas simpang 4 Dabo Singkep saat malam hari. (Foto : Puspandito)

SIJORIKEPRI.COM, DABO SINGKEP — Masyarakat Dabo Singkep pertanyakan masalah penerangan lampu jalan, yang sampai hari ini di sejumlah jalan-jalan protokol di Kota Dabo Singkep masih gelap, karena belum terpasangnya lampu ditiang PLN. Bahkan, meski ada tempat untuk memasang lampu, namun tidak menyala.

Masyarakat pertanyakan lampu untuk penerangan jalan ini, karena setiap bulannya saat membayar rekening listrik, masyarakat dikenakan biaya penerangan jalan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Camat Singkep, Julita, ketika dikonfirmasi terkait masalah ini mengatakan, memang telah ada beberapa titik lampu untuk penerangan jalan yang telah terpasang, namun saat ini baru itu yang dapat terpasang.

“Tapi kami akan tetap berusaha, didalam APBD-P nanti kami akan mengajukan penambahan, itu pun jika ada dananya,” ungkapnya diruang kerjanya di kantor Camat Singkep, Kamis, (19/07/2017).

Untuk penerangan lampu jalan ini, lanjut Julita, dana yang diposting dari APBD untuk tahun 2017 hanya Rp 30 juta lebih. Jelas saja dana ini untuk pemasangan sejumlah lampu dititik jalan yang ada di kota Dabo Singkep tidak mencukupi.

“Dengan yang hanya sebesar itu, jelas tidak mencukupi untuk pemasangan lampu disejumlah titik jalan di Dabo, apalagi ada juga titik-titik rawan jalan,” terangnya.

Iwan salah seorang warga Dabo, menyampaikan, dengan tidak adanya lampu penerangan jalan disejumlah titik jalan, secara tidak langsung mengurangi keindahan kota Dabo pada malam hari. Belum lagi ada jalan yang boleh dibilang rawan, apakah itu rawan kecelakaan atau rawan lainnya.

Katanya lagi, beberapa jalan di pusat kota Dabo masih kelihatan terang pada malam hari karena adanya warga yang berjualan, sehingga lampu yang mereka pasang juga menerangi jalan. Tapi, jika mereka sudah menutup tempat mereka berjualan, bisa kita lihat gelapnya jalan tersebut.

“Sejumlah jalan di pusat kota, hanya diterangai oleh cahaya lampu dari warga yang berjualan di pinggir jalan, tapi pada saat mereka telah menutup tempat jualan mereka, jalan-jalan itu akan gelap, padahal itu kan di pusat kota,” imbuhnya. (SK-Pus)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100