TANJUNGPINANG (SK) — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjungpinang-Bintan mendesak DPRD Kepri untuk segera menuntaskan kekosongan posisi Wakil Gubernur Kepri, dengan berorasi di depan Gedung DPRD Kepri, Dompak Tanjungpinang. HMI Kepri meminta kepada DPRD Kepri untuk tegas menegur partai pendukung untuk segera menuntaskan nama yang akan diusung.
“Jangan sampai perkara menetapkan wakil Gubernur adalah demi kepentingan politik semata, bukan melihat kepentingan rakyat Provinsi Kepri,” kata Ketua HMI Tanjungpinang-Bintan, Ardiansyah, saat menyampaikan tuntutannya, di Gedung DPRD Kepri, Jumat (13/01/2016).
Adapun sosok idaman Wakil Gubernur Kepri versi HMI adalah orang yang mampu menata Kepri lebih baik lagi dengan cerminan berakhlak mulia, beriman dan bertaqwa. Sehingga dengan sosok ini, Kepri kedepan akan maju sejahtera.
Menanggapi tuntutan pendemo, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak yang kebetulan ada di tempat, menyatakan akan membawa aspirasi pendemo ke partai pendukung. Jika nantinya partai pendukung mengusulkan nama, Ia berjanji lembaga yang dipimpinnya akan segera meneruskannya.
“Kalau dua nama usulan Wagub ini sampai ke DPRD, saya garansi, satu minggu paling lama kami kerjakan,” kata Jumaga.
Kebutuhan posisi Wakil Gubernur ini, sambungnya sangat penting. Karena bagaimanapun juga Provinsi Kepri masih membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) diposisi Wakil Gubernur.
Kedatangan HMI Tanjungpinang-Bintan ini bukan hanya menuntut pengisi posisi Wagub saja, tetapi juga menolak PP 60 tahun 2016 tentang kenaikan biaya kendaraan bermotor, dan kenaikan tarif listrik yang di rasa memberatkan masyarakat. (SK-MU/R)







