TANJUNGPINANG — Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri), Jehezkiel Devy Sudarso, S.H., M.H., secara resmi melantik Yovandi Yazid, S.H., M.H. sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Kepri, Rabu, 24 Juli 2025.
Pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung di Aula Sasana Bhakti Adhyaksa Kejati Kepri dan disaksikan oleh para pejabat struktural, koordinator, serta perwakilan jajaran Kejaksaan Negeri se-Kepulauan Riau.
Dalam amanatnya, Kajati menegaskan pentingnya peran Asisten Intelijen sebagai ujung tombak Kejati dalam mengidentifikasi isu strategis, membangun kepercayaan publik, serta menciptakan sistem intelijen penegakan hukum yang adaptif dan terpercaya.
“Bagi Asisten Intelijen yang baru dilantik, saya minta agar segera beradaptasi serta cepat dalam mengidentifikasi dan mempelajari berbagai dinamika di tempat penugasan baru guna mewujudkan hasil kinerja yang optimal dari seluruh jajaran,” ujar Kajati.
Secara khusus, Kajati Kepri memberikan tujuh poin penekanan kepada Yovandi Yasid dalam menjalankan amanah barunya sebagai Asintel Kejati Kepri:
- Segera beradaptasi serta cepat dalam mengidentifikasi dan mempelajari berbagai dinamika di tempat penugasan baru guna mewujudkan hasil kinerja yang optimal dari seluruh jajaran;
- Melaksanakan review secara menyeluruh terhadap tugas, fungsi, dan kewenangan sesuai peraturan perundang-undangan, pedoman teknis, dan arahan pimpinan;
- Melanjutkan program kerja pejabat sebelumnya, dengan melakukan evaluasi dan terus meningkatkan kinerja agar Kejati Kepri menjadi institusi yang dipercaya dan terpercaya di Provinsi Kepulauan Riau;
- Menjamin pelaksanaan tugas dan fungsi secara profesional, proporsional, dan bermartabat, dengan memperhatikan norma hukum dan nilai-nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat;
- Melaksanakan pengawasan struktural dan personal terhadap satuan kerja guna membentuk sikap, perilaku, dan tutur kata yang selaras dengan doktrin Tri Krama Adhyaksa.
“Beberapa menit lalu saudara telah mengucapkan sumpah jabatan. Sumpah itu adalah amanah yang kelak akan dimintakan pertanggungjawaban, bukan hanya di dunia, namun juga di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Jehezkiel.
Dalam kesempatan yang sama, Kajati Kepri juga menyampaikan terima kasih kepada para pejabat lama yang telah berdedikasi selama masa tugasnya. Ucapan khusus juga diberikan kepada para istri pejabat yang selama ini telah setia mendampingi.
“Tanpa kesabaran, ketulusan, dan doa ibu-ibu sekalian, rasanya keberhasilan para suami dalam mengemban amanah jabatannya akan jauh dari kata sempurna,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Kajati Kepri mengingatkan bahwa semakin tinggi jabatan yang diemban, maka semakin besar pula tanggung jawab moral dan etika yang harus dijunjung tinggi.
“Sekali lagi jangan lupa, mari kita minum kopi, karena otak butuh inspirasi, bukan halusinasi,” tutupnya disambut tawa dan tepuk tangan hadirin. ***
















