Tak lupa Rahma berterima kasih kepada Gubernur Kepri, Sekdaprov Kepri, Menteri Dalam Negeri dan Dirjen Otonomi Daerah yang sudah memproses surat keputusan pelantikan ini. Rahma juga menjelaskan langkah-langkah kedepan yang akan diambil terkait dirinya sudah menjadi Wali Kota Tanjung Pinang.
“Tentunya yang pertama adalah Visi Misi yang harus saya selesaikan, kedua karena bersamaan dengan kondisi pandemi Covid-19 tentu merupakan dua PR terbesar untuk saya emban amanah ini. Kedepannya saya akan berusaha mengurangi beban masyarakat yang membutuhkan dalam penanganan Covid-19, salah satunya melalui kegiatan penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
“Sebagai ibukota Provinsi, tentunya akan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat melalui APBD dan APBN untuk membangun kebutuhan akan infrastruktur,” pungkas Rahma.
Prosesi pelantikan Walikota ini berjalan khidmat, aman dan lancar meskipun jumlah undangan dibatasi untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tampak unsur FKPD Provinsi Kepri, FKPD Kota Tanjungpinang, senegap instansi vertikal, pengurus partai politik, tokoh masyarakat, serta pihak keluarga Wali Kota mengikuti acara tersebut.
Sejumlah pejabat, Kepala OPD, Kabag, Camat, Lurah, Anggota DPRD, OPD Kepri dan Kota Tanjung Pinang, serta perwakilan dari tokoh masyarakat dan agama tampak hadir menyaksikan prosesi pelantikan dari layar monitor yang disediakan di luar Gedung Daerah.
Seusai pelantikan, Rahma langsung melakukan ziarah ke makam almarhum Syahrul di Taman Makam Pahlawan Pusara Bhakti, dilanjutkan doa bersama anak panti asuhan, serta doa bersama segenap pejabat OPD, Kabag, Camat dan Lurah di lingkungan Pemko Tanjungpinang pada malam harinya. (R Rich)








