TANJUNGPINANG – Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dinilai memiliki dampak besar terhadap peningkatan ekonomi nelayan dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kepulauan Riau.
Penilaian tersebut disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Ridwan Mulyana, saat rapat Pemenuhan Kelengkapan Persyaratan dan Pemantapan Data Usulan Pembangunan KNMP Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin, 18 Mei 2026.
Menurut Ridwan, program KNMP tidak hanya meningkatkan pendapatan nelayan, tetapi juga membuka peluang distribusi hasil tangkapan ke berbagai daerah.
“Program ini sangat bermanfaat bagi nelayan kita. Selain meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir, KNMP juga akan menyerap banyak tenaga kerja melalui pembangunan fasilitas pendukung di kawasan kampung nelayan,” ungkap Ridwan.
Ia mengatakan, pembangunan fasilitas pendukung di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih juga akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
Ridwan turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terhadap program KNMP yang menjadi salah satu program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan.
“Terima kasih kepada bapak Gubernur dan Wagub beserta jajaran atas pembangunan KNMP di Kepri. Semoga ke depan kita bisa terus meningkatkan kerja sama dan koordinasi,” ujarnya.
Dalam paparannya, Ridwan mengungkapkan saat ini Kepulauan Riau telah memiliki empat Kampung Nelayan Merah Putih, yakni tiga di Batam dan satu di Natuna.
Selain itu, terdapat 32 lokasi di Kepri yang telah dinyatakan clear untuk pembangunan KNMP, sementara 20 lokasi lainnya masih dalam tahap validasi.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan program KNMP sangat cocok diterapkan di wilayah Kepri karena sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan lautan dan masyarakatnya bergantung pada sektor kelautan serta perikanan.
“Program ini sangat cocok untuk meningkatkan standar hidup nelayan di Kepri. Karena itu saya meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota benar-benar mendukung dan menuntaskan program ini,” tegas Ansar.
Pemerintah pusat sendiri menargetkan pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia pada tahun 2026 dengan target jangka panjang mencapai 5.000 KNMP pada tahun 2029. ***
















