LINGGA – Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Maya Sari, S.Sos., M.IP., menegaskan bahwa Pelabuhan Sungai Tenam memiliki peran vital sebagai urat nadi mobilitas masyarakat Lingga.
Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri acara serah terima aset dan operasional Pelabuhan Sungai Tenam dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kepada Pemerintah Kabupaten Lingga, Minggu (7/9/2025).
Prosesi serah terima dilakukan di ruang tunggu pelabuhan, dipimpin langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, didampingi Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, dan diterima secara simbolis oleh Bupati Lingga, Muhammad Nizar.
Maya Sari menegaskan, pengalihan kewenangan pelabuhan ini tidak boleh dipandang hanya sebagai formalitas.
Menurutnya, kehadiran pelabuhan harus benar-benar dikelola secara maksimal untuk meningkatkan konektivitas antar-pulau, perdagangan lokal, hingga sektor pariwisata.
“Pelabuhan ini adalah urat nadi mobilitas masyarakat Lingga. Dengan pengelolaan yang baik, ia bisa menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi, sekaligus etalase wajah Lingga di mata provinsi maupun nasional,” ujar Maya.
Gubernur Ansar Ahmad berharap Pemkab Lingga mampu mengoptimalkan peran pelabuhan.
“Pelabuhan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal bagaimana memberi pelayanan publik yang cepat, aman, dan berdaya saing,” katanya.
Bupati Muhammad Nizar pun menyambut baik kepercayaan yang diberikan.
“Kami ingin Pelabuhan Sungai Tenam menjadi simpul transportasi yang mendukung sektor perdagangan, perikanan, dan pariwisata. Ini langkah nyata mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Nizar.
Serah terima pelabuhan ini mendapat perhatian besar dari masyarakat Lingga. Warga menaruh harapan agar pengelolaan Pelabuhan Sungai Tenam benar-benar menghadirkan manfaat nyata, bukan hanya menjadi bangunan fisik semata, melainkan pintu baru bagi kebangkitan ekonomi daerah. ***














