Hasil ini merupakan upaya lanjutan kegiatan tracing kontak erat klaster penularan di lingkungan Pemerintah Propinsi Kepri. Merupakan rombongan yang ikut bersama ke Jakarta, dalam rangka kegiatan pelatinkan Gubernur Kepri.
Pengambilan sampel swab pertama dilakukan pada tanggal 28 Juli 2020 dan keluar hasil pada tanggal 31 Juli 2020 dengan hasil negatif dan hasil pemeriksaan sampel kedua, keluar tanggal 4 Agustus dengan hasil Positif Covid 19.
”Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang melaksanakan tracing pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien, baik di rumah maupun lingkungan kerja, dan tempat beraktivitas lainnya, dilanjutkan dengan pemeriksaan swab,” katanya.
Tidak bosan, Rahma mengimbau masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan lebih sering. (R Rich)














