TANJUNGPINANG โ Tumpahan oli kembali mengancam keselamatan pengguna jalan di Kota Tanjungpinang. Sedikitnya enam pengendara sepeda motor tergelincir akibat jalan licin di Jalan Ahmad Yani, Kota Tanjungpinang, Rabu (4/2/2026) sore, saat arus lalu lintas tengah padat.
Merespons kondisi tersebut, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang bersama Dinas Pemadam Kebakaran bergerak cepat melakukan pembersihan tumpahan oli guna mencegah jatuhnya korban lanjutan.
โSebelumnya ada enam sepeda motor terjatuh, disebabkan jalan licin oleh tumpahan oli. Untuk menghindari lebih banyak korban, bersama Damkar kami membersihkan tumpahan oli tersebut,โ ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tanjungpinang, Muhamad Yamin.
Menurut Yamin, kejadian itu berlangsung pada jam sibuk sore hari, sehingga cukup mengganggu arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua.
Ia menjelaskan, BPBD dan Damkar telah beberapa kali melakukan penanganan serupa di sejumlah titik jalan di Tanjungpinang. Beberapa hari sebelumnya, kejadian tumpahan oli yang memicu kecelakaan juga terjadi di kawasan simpang Kota Piring, Batu 7.
Yamin menduga tumpahan oli tersebut berasal dari kendaraan lori atau truk yang melintas di kawasan tersebut. Ia menyayangkan masih sering terjadinya kejadian serupa akibat kurangnya perhatian terhadap kondisi kendaraan.
โKita menyayangkan ketidakpedulian pemilik kendaraan yang diduga menyebabkan tumpahan oli di jalan. Karena kondisi ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas,โ tegasnya.
Ia pun mengimbau para pemilik kendaraan angkutan barang agar rutin memeriksa kelaikan kendaraan sebelum beroperasi, demi keselamatan bersama.
Proses pembersihan tumpahan oli sempat menyebabkan kemacetan sementara di Jalan Ahmad Yani. Namun berkat respons cepat BPBD dan Damkar, potensi jatuhnya korban tambahan berhasil dicegah. ***
















