TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengungkapkan bahwa hampir 30 persen penduduk di daerah tersebut merupakan masyarakat Melayu. Hal ini disampaikan saat pelantikan Dewan Kebudayaan, Jumat, 17 April 2026.
Ansar menjelaskan bahwa dari total 2.271.890 jiwa penduduk Kepulauan Riau, sekitar 29,97 persen atau setara 680.885 jiwa merupakan masyarakat Melayu.
Ia menilai angka tersebut menunjukkan kuatnya posisi budaya Melayu sebagai identitas utama daerah.
Menurutnya, keberadaan masyarakat Melayu menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai budaya yang telah lama berkembang.
“Budaya Melayu sarat dengan nilai adab, budi pekerti, serta kearifan maritim yang harus terus dijaga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa data tersebut menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan pelestarian budaya di daerah. ***
















