[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]
Dengan 96 Kios dan 72 Lapak, Pasar Potong Lembu Resmi Beroperasi
SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Setelah dilakukan revitalisasi oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, kini Pasar Potong Lembu diresmikan penggunaannya, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul S.Pd, didampingi Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma S.IP dan Dirut PT. Tanjungpinang Makmur Bersama, Fahmi S.Si, dan pembukaan tirai plang nama Pasar Potong Lembu secara bersama-sama, Kamis, (30/1/2020) pagi.
Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul S.Pd, dalam sambutannya, mengatakan, dengan diresmikannya kembali Pasar Potong Lembu ini diharapkan akan lebih memberikan kontribusi yang besar untuk PDRB Kota Tanjungpinang.
“Aktivitas perekonomian masyarakat sebagian besar ditopang oleh proses jual beli dan hal ini terjadi di pasar. Pasar Potong Lembu ini merupakan pasar rakyat yang menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungpinang. Semoga dapat menambah pendapatan bagi daerah dan perekonomian di Kota Tanjungpinang semakin membaik,” kata Syahrul.
Selain itu, Syahrul juga mengharapkan kepada masyarakat untuk menjaga dan memelihara bersama agar tercipta suasana pasar yang ideal dan layak, bersih, tidak kumuh, nyaman, aman, rapi dan tidak sumpek, serta memiliki fasilitas yang mampu bersaing untuk menjadi tempat wisata belanja alternatif.
“Saya melihat kondisi saat ini di Pasar Potong Lembu sangat bersih dan nyaman untuk berbelanja, meskipun masih berkesan tradisional, kita harapkan pasar ini mampu bersaing dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok secara lengkap, dibandingkan berbelanja di supermarket atau mall sekalipun. Mari kita kembali berbelanja di pasar tradisional agar terjadi perputaran ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, DR H Ahmad Yani menambahkan, saat ini pasar Potong Lembu kembali beraktivitas seperti biasanya. Kedepan pasar yang dikelola oleh BUMD Kota Tanjungpinang ini diharapkan mampu menciptakan suasana pasar yang ideal, bersih dan nyaman bagi masyarakat Kota Tanjungpinang.
“Semoga dengan diresmikannya pasar ini menjadi lebih nyaman untuk berbelanja dan menjadi tujuan bagi masyarakat Kota Tanjungpinang untuk melakukan aktivitas transaksi jual beli bahan pokok disini,” ujarnya.
Ahamd Yani juga menyampaikan, jumlah kios dan pedagang yang direvitalisasi, yakni Blok A luar sebanyak 37 kios, Blok A dalam sebanyak 24 kios, Blok B luar sebanyak 35 kios, Blok B meja ikan sebanyak 24 meja dan Blok B meja sayur sebanyak 48 meja.
Sementara itu, Direktur Utama PT. Tanjungpinang Makmur Bersama, Fahmi S.Si, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang dan seluruh pihak yang telah memberikan sinergitas dalam membangun dan merevitalisasi Pasar Potong Lembu ini.
Ia juga berharap dengan adanya revitalisasi ini dapat memberikan semangat kepada para pedagang dan meningkatkan animo masyarakat untuk berbelanja di Pasar Potong Lembu.
“Semoga dengan adanya peningkatan kualitas sarana dan prasarana Pasar Potong Lembu ini dapat meningkatkan penambahan penghasilan bagi para pedagang dan menjadi pemacu animo masyarakat untuk berbelanja disini,” harap Fahmi.
Pasar Potong Lembu tersebut dikelola oleh PT Tanjungpinang Makmur Bersama, merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang ini direvitalisasi sejak 17 Juni hingga 15 Desember 2019 lalu menghabiskan dana sekitar Rp 2,7 miliar yang diperoleh dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan dana pendamping sebesar Rp 95 juta.
Turut hadir pada peresmian itu, anggota DPRD Kota Tanjungpinang Reni SE, Maiyanti dan Drs. H. Respriadi. Hadir juga Asisten Ekonomi dan Pembangunan, H Irwan S.Sos MM, Kepala OPD, Camat dan Lurah, serta para undangan lainnya. (FD/Fakhri)








