Sedangkan, untuk pasien positif AC, yang bersangkutan merupakan TNI aktif dan dalam tugas di Surabaya selama 3 bulan terakhir.
Tanggal 9 Juni 2020 melakukan perjalanan dari Surabaya ke Jakarta dan menginap di Jakarta selama 1 minggu. Tanggal 16 Juli 2020 berangkat dari Jakarta menuju Dabo Singkep dengan menggunakan KRI, dengan jumlah personil lebih kurang 200 orang.
Tanggal 24 Juli 2020 yang bersangkutan berangkat ke Tanjung Pinang dengan menggunakan helikopter dengan jumlah penumpang sebanyak 4 personil termasuk pilot.
”Setelah sampai di Tanjung Pinang, dilakukan pemeriksaan Rapid Test pada seluruh personil dan hasilnya, AC dinyatakan Reaktif, dilajutkan dengan pengambilan Swab dan hasil PCR pada tanggal 27 Juli 2020 dinyatakan Positif Covid 19,” kata Rahma.
Saat ini kondisi yang bersangkutan stabil, sehat tanpa keluhan. Adapun tindak lanjut yang akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang adalah melaksanakan traking pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien, baik di rumah maupun lingkungan kerja, maupun tempat beraktivitas lainnya dan dilanjutkan dengan pemeriksaan Swab atau Rapid Tes.
Rahma mengimbau, masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi hidup baru pada masa pandemi Covid 19. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan lebih sering.
”Semoga Allah SWT memberkati kita dan melindungi kita semua. Amiin Ya Robbal Alamin,” tutupnya. (R Rich)
















