LINGGA – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa penyerahan aset Pelabuhan Sungai Tenam kepada Pemerintah Kabupaten Lingga bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bentuk nyata komitmen Pemprov Kepri dalam meningkatkan pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.
“Serah terima ini bukan sekadar pemindahan aset, tetapi juga bentuk komitmen kita untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Lingga,” ujar Ansar Ahmad dalam acara serah terima di Pelabuhan Sungai Tenam, Minggu (7/9/2025).
Acara tersebut turut disaksikan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, serta Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Kumalasari Ansar.
Aset yang diserahkan meliputi lahan parkir seluas 3.400 meter persegi, dermaga berukuran 8×70 meter, bangunan kerja, talud, area cut and fill, rambu suar, fasilitas penerangan jalan umum, ruang tunggu, parkiran kendaraan, fender pelabuhan, hingga taman pelabuhan.
Berdasarkan data, nilai total aset yang dialihkan mencapai lebih dari Rp10 miliar, dengan perolehan sejak tahun 2006 hingga 2020.
Ansar Ahmad menekankan pentingnya Pelabuhan Sungai Tenam sebagai simpul mobilitas masyarakat dan pusat aktivitas ekonomi daerah.
“Pelabuhan Sungai Tenam akan menjadi simpul penting dalam mobilitas barang dan orang. Saya berharap dengan dikelolanya pelabuhan ini oleh Pemkab Lingga, pelayanan transportasi semakin lancar dan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” kata Ansar.
Bupati Lingga, Muhammad Nizar, menyambut baik langkah Pemprov Kepri tersebut. Ia menilai serah terima aset pelabuhan menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat konektivitas dan sektor unggulan Lingga.
“Dengan pengelolaan langsung di bawah Pemkab Lingga, kami optimistis pelabuhan ini akan semakin optimal mendukung distribusi logistik, mempercepat mobilitas, serta mendorong sektor perikanan dan pariwisata di Lingga,” tutur Nizar. ***














