GESER UNTUK BACA BERITA
NASIONAL

Uji Kompetensi Ketat, Deni Fredian Dinilai Kompeten di Level Manajerial Keamanan

×

Uji Kompetensi Ketat, Deni Fredian Dinilai Kompeten di Level Manajerial Keamanan

Sebarkan artikel ini
Lulus Uji Gada Utama, Deni Fredian Tegaskan Standar Manajerial Keamanan Diakui Nasional
Lulus Uji Gada Utama, Deni Fredian Tegaskan Standar Manajerial Keamanan Diakui Nasional. (Foto : Ist)

JAKARTA – Kelulusan dalam uji kompetensi Gada Utama menjadi momen penting bagi para pimpinan keamanan, termasuk Deni Fredian, S.H., yang dinyatakan kompeten setelah melalui proses pengujian ketat. Pada Jumat, 10 April 2026, ia resmi mendapatkan pengakuan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sebanyak 28 manajer dan direktur keamanan dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI). Ujian ini menjadi tahap krusial bagi para profesional yang sebelumnya telah menempuh kualifikasi Gada Utama sejak 2021.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam prosesnya, peserta diuji dalam tujuh aspek strategis, mulai dari manajemen risiko, penyusunan rencana pengamanan, hingga kemampuan menangani konflik dan merancang simulasi keamanan.

Deni Fredian, Direktur PT Pusdik Amerta Securindo, menjadi salah satu peserta yang dinyatakan lulus dengan predikat kompeten. Ia menilai proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan pembuktian standar profesional yang dimiliki.

“Alhamdulillah, hari ini saya dinyatakan lulus oleh asesor. Ini bukan sekadar ujian, tapi pembuktian bahwa standar manajerial keamanan yang kami miliki tetap relevan dan diakui secara nasional oleh BNSP,” ujarnya.

Secara tidak langsung, ia juga menyampaikan bahwa sertifikasi ini memperkuat posisi strategis para pimpinan keamanan dalam menjaga stabilitas di lingkungan kerja masing-masing.

Ke depan, para peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan lanjutan sebagai asesor kompetensi. Program tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Bali.

Melalui jenjang ini, para profesional keamanan diharapkan dapat berkontribusi dalam mencetak tenaga keamanan yang kompeten di berbagai wilayah Indonesia. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100