GESER UNTUK BACA BERITA
ANAMBASPOLITIK

Bupati Anambas Paparkan Perubahan APBD 2025: Fokus Efisiensi dan Prioritas Strategis

×

Bupati Anambas Paparkan Perubahan APBD 2025: Fokus Efisiensi dan Prioritas Strategis

Sebarkan artikel ini
Bupati Anambas Paparkan Perubahan APBD 2025 Fokus Efisiensi dan Prioritas Strategis
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025. (Foto : Raspen Gultom)

Pendapatan Daerah Turun 20 Persen, Pemerintah Tetap Komit Selesaikan Utang dan Lanjutkan Pembangunan

ANAMBAS โ€” Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas resmi menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Sabtu (19/7/2025). Rancangan perubahan APBD tersebut menyesuaikan sejumlah kebijakan nasional dan daerah, dengan fokus pada efisiensi dan penyesuaian terhadap ruang fiskal yang semakin ketat.

Dalam pidatonya, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng menyampaikan bahwa tema APBD 2025 mengusung “Optimalisasi Pembangunan Ekonomi, SDM, dan Infrastruktur Berkelanjutan.” Namun akibat adanya kebijakan efisiensi nasional serta hasil audit BPK-RI dan review Inspektorat, total APBD mengalami penurunan signifikan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

โ€œSecara umum, rancangan perubahan APBD 2025 mengalami penurunan sebesar Rp203,74 miliar atau turun 20 persen,โ€ kata Aneng dalam pidatonya.

Bupati Aneng juga memaparkan bahwa beban fiskal daerah kian berat karena masih adanya utang jangka pendek senilai Rp95,2 miliar dari pekerjaan tahun anggaran 2024.

Selain itu, lebih dari 90% pendapatan daerah bersumber dari transfer pemerintah pusat, yang membuat APBD sangat rentan terhadap kebijakan nasional.

โ€œKami tetap berkomitmen menyelesaikan utang tahun 2024 dan pekerjaan 2025 sesuai kemampuan keuangan daerah, tanpa meninggalkan beban untuk tahun berikutnya,โ€ tegasnya.

Rincian Proyeksi Pendapatan

Total penerimaan daerah diproyeksikan sebesar Rp837,11 miliar, yang berasal dari beberapa komponen:

  • Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp52,97 miliar, turun 1%.
  • Pendapatan Transfer: Rp781,26 miliar, turun 6%.
  • Lain-lain Pendapatan Sah: Rp156 juta, turun 7%.
  • Penerimaan Pembiayaan Daerah: Rp2,72 miliar.

Belanja Fokus pada Efisiensi dan Masyarakat

Dari sisi belanja, total pengeluaran tetap mengikuti nilai pendapatan, yaitu Rp837,11 miliar, dengan rincian:

  • Belanja Operasi: Rp657,98 miliar (turun 16%)
  • Belanja Modal: Rp67,68 miliar (turun 52%)
  • Belanja Tak Terduga: Rp7,79 miliar (turun 13%)
  • Belanja Transfer: Rp103,64 miliar (turun 1%)

Yang menarik, belanja modal untuk gedung dan bangunan justru naik 26%, sedangkan alokasi untuk jalan, irigasi, dan jaringan anjlok 83%.

Menutup pidatonya, Bupati Aneng menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD yang telah menjalani pembahasan P-APBD secara konstruktif.

โ€œSemoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi usaha kita semua,โ€ ujar Aneng, menutup pidatonya dengan pembacaan pantun:

“Berlayar kapal di tengah lautan, debur ombak menyapa tanpa henti. Rancangan Perubahan APBD telah disampaikan, untuk dibahas dan disepakati.” ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100