GESER UNTUK BACA BERITA
KARIMUN

Detik-detik Sopian Temukan Mayat Mr X Duduk di Tangga Belakang Kedai Kopi di Karimun

×

Detik-detik Sopian Temukan Mayat Mr X Duduk di Tangga Belakang Kedai Kopi di Karimun

Sebarkan artikel ini
Detik-detik Sopian Temukan Mayat Mr X Duduk di Tangga Belakang Kedai Kopi di Karimun
Detik-detik Sopian Temukan Mayat Mr X Duduk di Tangga Belakang Kedai Kopi di Karimun. (Foto : Polsek Balai Karimun)

KARIMUN – Momen mengejutkan terjadi di belakang Kedai Kopi Mak Otek, Jalan Teluk Air, saat seorang warga bernama Sopian (39) mendapati seorang laki-laki tanpa identitas (Mr X) sudah tidak bernyawa dalam posisi duduk bersandar di tangga, Senin (23/3/2026) sekira pukul 20.18 WIB.

Awalnya, Sopian hanya berniat membuang sampah di belakang kedai. Namun saat itu, ia melihat sosok pria yang tampak diam di tangga belakang. Sempat melanjutkan aktivitas membersihkan kedai, Sopian kembali ke belakang untuk membuang sampah dan mendapati kondisi korban sudah tergeletak dan tidak bergerak.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Situasi tersebut membuat Sopian langsung menghubungi saksi lainnya. Tak lama, saksi kedua tiba di lokasi dan memastikan kondisi korban sebelum melaporkan kejadian itu kepada pihak Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa setempat.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh personel Polsek Balai Karimun yang datang ke lokasi bersama Tim Identifikasi Polres Karimun untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui merupakan pria berusia sekitar 40 hingga 50 tahun dengan kondisi gizi kurang. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hitam dan celana pendek hitam.

Sejumlah barang milik korban juga ditemukan di sekitar lokasi, di antaranya tas ransel, handphone, dompet, serta uang tunai sebesar Rp119 ribu.

Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri, menjelaskan bahwa hasil visum menunjukkan kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut.

β€œJenazah laki-laki usia 40 hingga 50 tahun, kaku mayat lengkap dengan tanda pembusukan lanjut. Tidak ditemukan tanda kekerasan lainnya,” jelasnya.

Meski ditemukan beberapa tanda seperti bintik pendarahan di wajah dan luka lecet di punggung, namun tidak ada indikasi kekerasan yang mengarah pada tindak kriminal.

Saat ini, identitas korban masih belum diketahui. Pihak kepolisian akan melakukan pencocokan data menggunakan alat Inafis Portable System (IPS) untuk mengungkap identitas pria tersebut.

Jenazah sementara disemayamkan di ruang jenazah RSUD Muhammad Sani menggunakan kotak pendingin. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100